Jum, 6 Maret 2026
Tim Posting
Surakarta – SMA Muhammadiyah 1 Surakarta menyelenggarakan kegiatan Peringatan Nuzulul Qur’an pada Jumat, 6 Maret 2026. Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga siang hari ini diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan karyawan dengan rangkaian ibadah serta kajian yang bertujuan untuk meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an.
Kegiatan diawali pada pukul 07.30 dengan Sholat Dhuha berjamaah yang dilaksanakan di dua tempat, yaitu mushola bawah untuk siswa putri dan mushola atas untuk siswa putra. Setelah itu, seluruh siswa mengikuti kegiatan tadarus Al-Qur’an di kelas masing-masing mulai pukul 08.00 hingga 09.15 dengan pendampingan wali kelas dan guru. Dalam kegiatan tadarus tersebut, setiap kelas mendapatkan bagian juz yang berbeda sehingga secara keseluruhan seluruh siswa berhasil menyelesaikan khataman Al-Qur’an 30 juz secara bersama-sama.
Suasana khidmat dan penuh kekhusyukan tampak selama siswa membaca dan menyimak ayat-ayat suci Al-Qur’an. Setelah tadarus selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pengondisian peserta di mushola. Siswa kelas XII mengikuti kegiatan di mushola atas, sedangkan siswa kelas X dan XI berada di mushola bawah. Acara inti berupa motivasi dan khotmil Qur’an dilaksanakan mulai pukul 09.30 hingga 10.30. Di mushola atas, kegiatan diisi oleh pemateri Pak Farhan dan Pak Thoha, sedangkan di mushola bawah disampaikan oleh Pak Maman dan Bu Ika. Dalam penyampaiannya, para pemateri memberikan motivasi kepada para siswa agar menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup sekaligus sumber inspirasi dalam belajar dan berakhlak.
Setelah acara inti, siswa kembali ke kelas masing-masing untuk kegiatan pembinaan, pembagian kartu ujian, bersih-bersih kelas, doa, dan persiapan pulang. Sementara itu pada siang hari, kegiatan dilanjutkan dengan pengajian Nuzulul Qur’an bagi guru dan karyawan yang dilaksanakan di mushola bawah dengan pemateri Pak Padang. Kepala sekolah Siti Lestari, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menumbuhkan kedekatan warga sekolah dengan Al-Qur’an.
“Peringatan Nuzulul Qur’an ini bukan hanya sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi sarana untuk menguatkan nilai spiritual siswa. Harapannya, Al-Qur’an tidak hanya dibaca, tetapi juga dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap beliau.
Salah satu pemateri, Pak Maman, juga menekankan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai sahabat dalam kehidupan pelajar. “Jika siswa dekat dengan Al-Qur’an, insyaAllah hatinya akan lebih tenang dan perilakunya lebih terarah. Inilah bekal penting bagi generasi muda,” jelasnya.
Antusiasme juga dirasakan oleh para siswa yang mengikuti kegiatan tersebut. Salah satu peserta dari kelas X menyampaikan bahwa kegiatan tadarus bersama memberikan pengalaman yang berbeda. “Senang sekali bisa membaca Al-Qur’an bersama teman-teman satu sekolah. Rasanya lebih semangat dan menambah motivasi untuk lebih rajin membaca Al-Qur’an,” ujarnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan seluruh warga sekolah semakin memperkuat nilai keimanan dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan, khususnya di bulan suci Ramadhan.
Berita Lainnya
- Bagikan Berita Via