Sen, 11 Mei 2026
Tim Posting
Surakarta — Paguyuban Orang Tua kelas X-1 Program Khusus (PK) Tahfidz SMA Muhammadiyah 1 Surakarta menyelenggarakan kegiatan pengajian dan silaturahmi bersama orang tua murid pada Sabtu, bertempat di lingkungan sekolah. Kegiatan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan dengan dihadiri wali murid, siswa, wali kelas, guru BK, serta perwakilan sekolah.
Acara diawali dengan registrasi dan kedatangan tamu pada pukul 09.00 WIB, kemudian dilanjutkan pembukaan dan sambutan dari perwakilan siswa atau ketua kelas. Selanjutnya, wali kelas memberikan sambutan sekaligus menyampaikan perkembangan pembelajaran dan karakter siswa di kelas X-1 PK Tahfidz.
Kegiatan juga diisi sesi sharing dan pendampingan penjurusan oleh guru Bimbingan Konseling (BK). Dalam sesi tersebut, guru BK memberikan arahan terkait pemetaan minat, bakat, dan rencana pendidikan siswa ke depan agar orang tua dapat mendampingi putra-putrinya secara optimal.
Sebagai pengisi utama pengajian, Ustadz Dwi Padang R, S.Psi., menyampaikan kultum bertema pentingnya sinergi antara sekolah dan keluarga dalam membentuk karakter generasi Qurani. Beliau menekankan bahwa pendidikan anak tidak dapat berjalan maksimal tanpa komunikasi dan kerja sama yang baik antara guru dan orang tua.
“Anak-anak membutuhkan lingkungan yang saling mendukung. Ketika sekolah dan orang tua berjalan searah, insyaAllah pembentukan akhlak dan prestasi siswa akan lebih optimal,” tutur beliau dalam tausiyahnya.
Wali kelas X-1 PK Tahfidz menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi sarana mempererat hubungan emosional antara sekolah dan wali murid sekaligus media komunikasi mengenai perkembangan siswa.
“Kami berharap melalui kegiatan seperti ini, komunikasi antara sekolah dan orang tua semakin baik sehingga proses pendampingan anak dapat berjalan lebih maksimal,” ujarnya.
Sementara itu, guru BK SMA Muhammadiyah 1 Surakarta juga menyampaikan pentingnya keterlibatan orang tua dalam proses penjurusan dan perencanaan masa depan siswa.
“Pendampingan penjurusan bukan hanya tugas sekolah, tetapi juga membutuhkan dukungan orang tua agar siswa dapat menentukan pilihan sesuai potensi dan cita-citanya,” jelas beliau.
Ketua paguyuban orang tua turut mengapresiasi kegiatan yang dinilai sangat bermanfaat, baik dari sisi spiritual maupun edukatif. Menurutnya, pengajian sekaligus sharing pendidikan seperti ini mampu memperkuat kebersamaan antarwali murid dan sekolah.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama, ramah tamah, makan bersama, serta sesi foto bersama. Suasana hangat dan penuh keakraban tampak mewarnai seluruh rangkaian acara hingga selesai.
Berita Lainnya
- Bagikan Berita Via