Sab, 2 Mei 2026
Tim Posting
Surakarta – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh siswa SMA Muhammadiyah 1 Surakarta melalui kegiatan ekstrakurikuler Karya Ilmiah Remaja (KIR). Tiga siswa Muhi berhasil meraih juara harapan 3 dalam ajang Lomba Karya Tulis Ilmiah tingkat nasional dalam kegiatan PESANOVA 2026 yang diselenggarakan oleh IIM Surakarta.
Kompetisi ini diikuti oleh siswa SMA/MA/SMK sederajat dari seluruh Indonesia. Rangkaian lomba dimulai dari tahap pendaftaran peserta, pengumpulan karya tulis, proses penilaian oleh dewan juri, hingga terpilih 10 finalis terbaik yang berhak melanjutkan ke tahap presentasi sebelum akhirnya diumumkan para pemenang.
Delegasi dari Muhi yang mengikuti lomba tersebut adalah Jaiza Kaymilla Andini (XI-4), Dynda Renata Putri (XI-4), dan Rahma Febriyanti (XI-1). Ketiganya merupakan anggota ekstrakurikuler KIR yang dibimbing oleh Ibu Ayu Perdanasari, S.Pd., M.Pd.
Dalam ajang ini, tim Muhi mengusung karya ilmiah berjudul “Pengembangan Aplikasi SOLID sebagai Media Edukasi Digital untuk Mencegah Judi Online di Kalangan Remaja.” Karya tersebut dilatarbelakangi oleh pesatnya perkembangan teknologi digital yang membawa berbagai kemudahan, namun juga memunculkan tantangan baru, salah satunya maraknya praktik judi online yang mulai merambah kalangan remaja. Kemudahan akses teknologi, transaksi digital yang praktis, serta rendahnya literasi keuangan menjadi faktor yang mendorong meningkatnya fenomena tersebut.
Sebagai solusi, tim Muhi mengembangkan sebuah aplikasi edukasi digital bernama SOLID (Stop Judi, Lihat Dampaknya). Aplikasi ini dirancang sebagai media pembelajaran interaktif berbasis smartphone Android yang dapat membantu remaja memahami bahaya judi online sekaligus meningkatkan kesadaran untuk menghindarinya. Aplikasi SOLID memiliki enam menu utama yang berisi berbagai materi edukasi, informasi dampak judi online, serta panduan pencegahan bagi remaja.
Keunggulan lain dari aplikasi ini adalah integrasinya dengan SOLID AI, sebuah fitur yang membantu meningkatkan literasi keuangan remaja. Melalui fitur ini, pengguna dapat belajar mencatat pemasukan dan pengeluaran sehingga terbiasa mengelola keuangan secara bijak dan tidak mudah tergiur oleh iming-iming keuntungan instan dari judi online.
Selain itu, aplikasi SOLID juga dipadukan dengan strategi KOMA sebagai pendekatan preventif dalam mengatasi potensi kecanduan judi online. Strategi tersebut meliputi:
Konsultasi ke profesional, agar individu yang terlanjur terjerumus dapat memperoleh pendampingan dan menemukan akar permasalahan yang dihadapi.
Optimalkan waktu luang, dengan mengisi kegiatan positif agar tidak terpengaruh aktivitas negatif.
Mengelola keuangan, sehingga remaja memahami bahwa uang diperoleh melalui usaha dan kerja keras.
Atur batas penggunaan internet, agar penggunaan teknologi lebih terarah dan bermanfaat.
Melalui karya ini, tim berharap aplikasi SOLID yang terintegrasi dengan SOLID AI serta dikombinasikan dengan strategi KOMA dapat menjadi media edukasi digital yang efektif dalam mencegah praktik judi online di kalangan remaja.
Partisipasi siswa Muhi dalam ajang nasional ini menjadi bukti bahwa pelajar tidak hanya mampu berprestasi di bidang akademik, tetapi juga mampu menghadirkan gagasan inovatif yang relevan dengan permasalahan sosial di era digital. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi siswa lain untuk terus berkarya dan berkontribusi melalui penelitian dan inovasi.
Berita Lainnya
- Bagikan Berita Via